SEnukeX SEO Software

Sunday, March 4, 2012

Chrome versus Firefox


Yo man, kali ini saya akan mencoba membandingkan 2 browser ini. kalau anda pengguna internet pasti tidak akan asing lagi dengan 2 browser ini. Kenapa harus firefox dan Chrome? ya, karena 2 browser ini merupakan rival terberat dalam reputasi teknologi web.
Chrome dikembangkan oleh perusahaan google sedangakan firefox dikembangkan oleh perusahaan bernama mozilla. Kedua browser tersebut dibawah lisensi open source, open source yang dimaksud adalah selain dapat digunakan secara gratis juga dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. Contohnya adalah Rockmelt dan Flock. Rockmelt adalah turunan dari chrome, sedangkan flock turunan dari firefox. saya tidak akan membahas bagaimana meng-kustomisasi perangkat lunak tersebut.
  1. Bisa digunakan secara gratis
    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kedua aplikasi ini bisa diunduh secara gratis
  2. Pengembangan terbuka
    chrome menyediakan SDK (serial development kit) yang artinya kode sumber bisa diutak atik. Sementara untuk firefox saya belum pernah menjumpa kode sumbernya. Yang menarik Google baru saja mengadakan undian sebesar 60 juta dollar bagi siapa yang bisa menembus keamanan chrome, menarik? silahkan dicoba.
  3. Modus private browsing
    Ini sudah mutlak dimiliki semua browser, apa fungsi private browser tersebut? ketika anda mengunjungi halaman web, halaman tersebut akan menyimpan cookies di komputer anda, cookies ini terkadang diselipi kode-kode jahat yang akan mengganggu keamanan sistem komputer anda. Beberapa kejadian, banyak data konsumen yang dicuri melalui cookies.
  4. Add-ons/extensions
    Tidak asing lagi, pengguna chrome dan firefox pasti sudah tahu hal ini. Perangkat tambahan didalam browser pihak ketiga digunakan untuk menambah pengalaman user untuk berselancar di internet, seperti aplikasi tweetdeck(chrome), facebook notofication, mail notofication, dll. Kedua browser tersebut mempunyai banyak perangkat tambahan, namun sayangnya firefox akan membuka layanan perangkat tambahan yang berbayar, yang berarti kebanyakan dari ekstensi tersebut akan merogoh kocek.
  5. Memory loaded
    Tahu task manager (MS WIndows) atau System Monitor (Unix/linux-ubuntu) coba perhatikan proses-proses yang berjalan pada aplikasi tersebut. pasti pertama sekali yang anda lihat (jika membuka chrome) banyak sekali proses yang bernama chrome.exe hal tersebut wajar. Chrome memisahkan setiap modul perangkat lunaknya per-image atau proses contoh yang paling gampang ketika halaman web yang berisi flash corrupt, chrome tidak langsung not responding. akibatnya penggunaan memori overloaded yang mengakibatkan komputer sering hang atau lemot.bagaimana dengan firefox? firefox membuat semua proses dibundel menjadi satu kecuali plugin-continer.exe plugin container ini berfungsi sebagai sebagai wadah atau engine flash, java script, css, dll. jika halaman web yang berisi flash crash. plugin container akan memakan banyak memori sehingga mengakibatkan firefox not responding. Untuk memperbaikinya end process atau ditunggu sampai selesai. Namun, dengan perhitungan manual saya , semakin banyak menggunakan extensi atau add ons maka akan membuat penggunaan memori semakin banyak. Untuk itu, gunakan ekstensi secara bijak. jika dihitung-hitung chrome memakan lebih banyak memori dari pada firefox, gk percaya silahkan hitung sendiri menggunakan kalkulator hex
  6. java script dan HTML5
    Chrome dan Firefox sama-sama mendukung engine java script yang stabil. tetapi perbedaan yang terasa ketika meload halaman full HTML 5 chrome lebih cepat 3 detik dari pada firefox. Saya menggunakan add ons yslower untuk test.
  7. Anti phising
    Sejauh yang saya amati chrome menyediakan warning terhadap suatu situs jika mengunjungi web yang berisi kode jahat. berbeda dengan firefox. selama ini saya belum menemukan pesan peringatan tersebut.
Tertarik? silahkan mencoba 2 web browser tersebut. Tergantung kebutuhan, kalau saya memakai kedua-keduanya. Chrome untuk belajar dan bekerja sedangakan firefox untuk social networking Open-mouthed smile

No comments: